Senin, 02 April 2012

Teman Ke Surabaya

Sudahlah saya ceritakan bahwa di kantor kami ada pertukaran guru, JKT-SBY dan SBY-JKT. Tak perlulah saya ceritakan lagi karena tentu kalian bisa bosan. Teman sekantor saya orang Sukabumi yang namanya Ardi mendapat tugas untuk mengajar di Kantor Perwakilan Surabaya. Surabaya itu terkenal sebagai Kota Pahlawan yang obyek wisatanya tak kalah dari kota-kota yang lain.

Sebelum Ardi berangkat ke Surabaya, saya sempatkan mengobrol mengenai beberapa hal, dari mulai masalah mengajar, masalah harga beras, nasib rakyat kecil, kenaikan BBM, sampai masalah bagaimana nantinya di Surabaya. Supaya saya bisa mereferensikan tempat wisata mana saja yang bisa di kunjungi Ardi teman saya, saya telah mencari referensi di google, dan menemukan tempat yang unik dan mungkin mau untuk Ardi kunjungi, namanya “Dolly”.


“Di, nanti kalau sudah sampai di Surabaya, liburan mau ngapain?” kata saya.
“kalo ada waktu saya pengen main Pak….” Itu jawaban Ardi.
“udah tau mau kemana mainnya?” saya Tanya lagi.
“belum Pak…….” Oh itu suara Ardi menjawab lagi.
“kalau begitu, nanti kalau bertemu Pak Danny (Kepala Perwakilan kantor Surabaya), minta antar saja ke Dolly…” itu saya menyarankan.
“Dolly? Tempat yang kaya gimana Pak?” Ardi menginterogasi.
“Tempat jajanan gitu lah….” Saya meyakinkan Ardi.
“OK, siap Pak, ntar saya ngomong ke Pak Danny….” Oh, Ardi mulai yakin.

Selesailah percakapan saya dengan Ardi, akhirnya Ardi terbang ke Surabaya, ingin menyaingi Superman. Sampai akhirnya saya menerima SMS dari Ardi, setelah dia 1 minggu lamanya di Surabaya.

“Waaaaah, parah Pak, saya tadi ngomong sama Pak Danny…. Saya jadi malu sama Pak Danny….” Oh, itu SMS Ardi, saya tak tahu raut mukanya kaya gimana, salah sendiri dia tidak pakai Video Call.
“Oh, uda ngomong?” itu balasan SMS saya.
“Iya barusan!, duh parah Pak, malu saya…” Ardi balas lagi.
“malu kan sebagian daripada iman, orang tak punya malu tak punya iman…” Saya ngeles.
“Iya juga Pak…” Ardi mengeong, eh meng-iya-kan.
“kamu mau ke sana ga?, kan daging babi juga kalau dilihat saja ga haram Di..”
“hahaha, iya juga.. Nggak ah Pak, BAHAYA!”
“iya jangan Di, BAHAYA, BAHAYA!!!”
Begitulah, SMS saya dengan Ardi saat itu…….
Dolly? Apakah itu Dolly? Orang Surabaya mungkin sudah familiar dengan nama ini, baiklah bagi yang belum tahu, Dolly adalah tempat prostitusi terbesar di kota Surabaya………

Maafkan aku wahai Ardi,, saya membuatmu seolah-olah jadi laki-laki nakal, tapi mudah-mudahan besok-besok kamu jadi lebih berhati-hati terhadap info-info yang remang-remang.
Mudah-mudahan aku jadi teman kamu yang akan kamu ingat sampai tua.

Jakarta, 02 April 2012

Rizal

0 comments:

Posting Komentar