Sudahlah saya
ceritakan bahwa di kantor kami ada pertukaran guru, JKT-SBY dan SBY-JKT. Tak
perlulah saya ceritakan lagi karena tentu kalian bisa bosan. Teman sekantor
saya orang Sukabumi yang namanya Ardi mendapat tugas untuk mengajar di Kantor
Perwakilan Surabaya. Surabaya itu terkenal sebagai Kota Pahlawan yang obyek
wisatanya tak kalah dari kota-kota yang lain.
Sebelum Ardi
berangkat ke Surabaya, saya sempatkan mengobrol mengenai beberapa hal, dari
mulai masalah mengajar, masalah harga beras, nasib rakyat kecil, kenaikan BBM,
sampai masalah bagaimana nantinya di Surabaya. Supaya saya bisa mereferensikan
tempat wisata mana saja yang bisa di kunjungi Ardi teman saya, saya telah
mencari referensi di google, dan menemukan tempat yang unik dan mungkin mau
untuk Ardi kunjungi, namanya “Dolly”.
“Di, nanti kalau
sudah sampai di Surabaya, liburan mau ngapain?” kata saya.
“kalo ada waktu
saya pengen main Pak….” Itu jawaban Ardi.
“udah tau mau
kemana mainnya?” saya Tanya lagi.
“belum Pak…….” Oh
itu suara Ardi menjawab lagi.
“kalau begitu,
nanti kalau bertemu Pak Danny (Kepala Perwakilan kantor Surabaya), minta antar
saja ke Dolly…” itu saya menyarankan.
“Dolly? Tempat
yang kaya gimana Pak?” Ardi menginterogasi.
“Tempat jajanan
gitu lah….” Saya meyakinkan Ardi.
“OK, siap Pak,
ntar saya ngomong ke Pak Danny….” Oh, Ardi mulai yakin.
Selesailah
percakapan saya dengan Ardi, akhirnya Ardi terbang ke Surabaya, ingin menyaingi
Superman. Sampai akhirnya saya menerima SMS dari Ardi, setelah dia 1 minggu lamanya
di Surabaya.
“Waaaaah, parah
Pak, saya tadi ngomong sama Pak Danny…. Saya jadi malu sama Pak Danny….” Oh, itu
SMS Ardi, saya tak tahu raut mukanya kaya gimana, salah sendiri dia tidak pakai
Video Call.
“Oh, uda ngomong?”
itu balasan SMS saya.
“Iya barusan!, duh
parah Pak, malu saya…” Ardi balas lagi.
“malu kan sebagian
daripada iman, orang tak punya malu tak punya iman…” Saya ngeles.
“Iya juga Pak…”
Ardi mengeong, eh meng-iya-kan.
“kamu mau ke sana
ga?, kan daging babi juga kalau dilihat saja ga haram Di..”
“hahaha, iya
juga.. Nggak ah Pak, BAHAYA!”
“iya jangan Di,
BAHAYA, BAHAYA!!!”
Begitulah, SMS
saya dengan Ardi saat itu…….
Dolly? Apakah itu
Dolly? Orang Surabaya mungkin sudah familiar dengan nama ini, baiklah bagi yang
belum tahu, Dolly adalah tempat prostitusi terbesar di kota Surabaya………
Maafkan aku wahai
Ardi,, saya membuatmu seolah-olah
jadi laki-laki nakal, tapi mudah-mudahan besok-besok kamu jadi
lebih berhati-hati terhadap info-info yang remang-remang.
Mudah-mudahan aku
jadi teman kamu yang akan kamu ingat sampai tua.
Jakarta, 02 April 2012
Rizal




0 comments:
Posting Komentar